Berbagai argumentasi yang mendesak agar Bank Indonesia melakukan Quantitative Easing (QE) dengan mencetak sejumlah uang untuk masuk memberi Surat Utang Negara di pasar primer, menuai polemik.
Iman menyampaikan bahwa sejumlah langkah telah dilakukan oleh Kemendes PDTT diantaranya mengirimkan surat kepada seluruh Bupati di Indonesia untuk mempercepat penyaluran BLT dana desa.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri PANRB No. 55/2020 tentang Perubahan atas SE Menteri PANRB No. 46/2020
Menindaklanjuti Perpres Nomor 54 Tahun 2020 dan Surat Keputusan Menkeu Nomor 189.1/KMK.02/2020, Kementerian Pemuda dan Olahraga melakukan pemangkasan anggaran sebesar Rp 564 miliar dari Rp 1,738 triliun menjadi Rp 1,173 triliun.
Dalam surat edaran itu memang dibuka kemungkinan kepulangan pekerja migran Indonesia, Warga Negara Indonesia, dan pelajar/mahasiswa yang berada di luar negeri.
Para ABK tersebut nantinya akan diberikan surat jalan/surat keterangan yang menyatakan sehat/negatif dari Covid-19 sehingga bisa pulang ke kampung halaman.
Utang didominasi oleh penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp1.289,3 triliun ditambah penarikan pinjaman Rp150,5 triliun
Surat terbuka Najwa Shihab kepada DPR dalam video yang ditayangkan di Instagram berbuntut panjang. Sejumlah anggota DPR angkat bicara, bahkan membongkar dugaan keterlibatan Najwa Shihab dalam Startup Sekolahmu yang mendapat proyek Kartu Prakerja senilai Rp5,6 triliun.
Anggota Komisi III DPR, Arteria Dahlan meminta Najwa Shihab untuk minta maaf terkait surat terbuka kepada DPR dalam video yang ditayangkan di Instagramnya.
Surat terbuka Najwa Shihab kepada DPR dalam video yang ditayangkan di Instagram dinilai telah menista, memfitnah, dan menyerang kehormatan dewan dan DPR sebagai lembaga negara. Apalagi materi yang disampaikan Najwa cenderung hoax dan provokatif.