Presiden Iran juga mengimbau negara-negara Arab dan Islam untuk menetapkan posisinya mendukung perjuangan Palestina melawan kaum Zionis
Setelah beberapa hari lalu menunjukkan sikap acuh tak acuh dengan konflik Israel dan Palestina, akhirnya Presiden Amerika Serikat, Donald Trump menyatakan mendukung perdamaian jika dua negara tersebut ingin berdamai.
Gedung Putih mengisyaratkan bakal istirahat dalam mendukung solusi konflik Israel-Palestina setelah hampir puluhan tahun
Gadis mencoba untuk masuk di stadion, perempuan akan tetap dilarang sebab akan berdesakan dengan laki-laki dan kondisi itu tidak pantas.
Berdasarkan resolusi DK PBB, pembangunan pemukiman ilegal di wilayah Palestina yang dibangun leh Israel sejak 1967 itu tidak memiliki legalitas hukum.
Amerika dan Trump tidak bisa berbuat apa-apa. Kami siap mengorbankan hidup kami untuk pemimpin kami.
Presiden Iran, Hassan Rouhani dengan tegas mengatakan siapa saja yang menggunakan "bahasa mengancam" negeri ini, akan menyesal kemudian hari
Tindakan sepihak semacam itu akan menghalangi upaya untuk mewujudkan perdamaian.
Seluruh negeri ini adalah milik kita, semua itu, kata Ofir Akunis, seorang menteri dari Israel.
Undang-undang (UU) tersebut sekaligus menjadi pukulan keras bagi harapan warga Palestina untuk hidup bernegara.