Menteri Ketenagakerjaan M. Hanif Dhakiri terharu hingga meneteskan air mata ketika memberi sambutan pada masyarakat di desa kantong pekerja migran/ TKI di Nusa Tenggara Timur
Program Desmigratif bertujuan untuk meningkatkan perlindungan bagi pekerja migran sejak dari desa. Program ini sengaja dihadirkan di desa-desa yang kebanyakan warganya bekerja sebagai pekerja migran atau lazim disebut desa kantong TKI.
tatanan hubungan industrial yang melibatkan pemerintah, pengusaha dan pekerja juga harus mampu merespon dampak perubahan yang ditimbulkan ekonomi digital.
pemerintah terus membuka diri dan mengajak para pemangku kepentingan baik dunia industri, masyarakat sipil, dan pemerintah untuk saling membantu guna menciptakan pekerja
ementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berharap keberadaan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) dapat berperan positif dan berkontribusi semakin optimal dalam peningkatan kualitas
Pelatihan ini dilakukan melalui pelatihan di (BLK) dan program pemagangan dengan menggandeng dunia industri
Kementerian Ketenagakerjaan mengadakan pelatihan barista professional di berbagai daerah
Di hadapan 259 orang perwakilan petugas Desmigratif se-Indonesia, Hanif juga mengingatkan, masyarakat yang ingin bekerja ke luar negeri harus siap 3 hal. Siap mental, siap bahasa, dan siap keterampilan.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M. Hanif Dhakiri menjelaskan, tantangan ekonomi di era disrupsi Industri 4.0 semakin besar.
Dalam kurun waktu 2015 hingga Agustus 2018, pemerintah telah berhasil menempatkan 9.483.672 orang.