Meski tidak menyampaikan visi misi, calon Kapolri, Komjen Idham Azis memiliki tujuh program prioritas untun dijalankan jika nanti resmi memimpin institusi Polri.
Calon tunggal Kapolri Komjen Idham Azis meminta doa kepada seluruh rakyat Indonesia agar uji kelayakan dan kepatutan yang akan digelar di Komisi III DPR dapat berjalan dengan baik.
Komisi III DPR telah menyambangi kediaman calon Kapolri, Komjen Idham Aziz. Kunjungan tersebut untuk melakukan wawancara mengenai keluarga dan kehidupan pribadi.
Komisi III DPR menyambangi kediaman calon Kapolri Komjen Idham Aziz di Jalan Panglima Polim III, Nomor 7A, Jakarta Selatan, Rabu (30/10).
Usai pelantikan pimpinan, Komisi III DPR langsung menggelar rapat pleno, di Ruang Rapat Komisi III DPR, Jakarta, Selasa (29/10). Seluruh fraksi setuju untuk menindaklanjuti proses fit and proper test terhadap calon Kapolri Komjen Idham Aziz.
Komjen Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri yang ditunjuk Presiden Jokowi dinilai memiliki kapasitas dan kompetensi untuk memimpin Polri. Sebab, Komjen Idham Aziz memiliki style atau gaya memimpin seperti mantan Kapolri Jenderal (Purn) Tito Karnavian.
Kabareskrim, Komjen Idham Aziz sebagai calon tunggal Kapolri dinilai mampu mengatasi persoalan keamanan negara. Untuk itu, Presiden Jokowi tepat menunjuk Idham Aziz memimpin Polri.
Kabareskrim Komjen Pol Idham Aziz ditunjuk sebagai kandidat tunggal calon Kapolri ke DPR. DPR akan segera menggelar fit and proper test setelah susunan pimpinan dan anggota Komisi III resmi terbentuk.
Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Korpolkam) Azis Syamsuddin menilai, Komjen Idham Aziz cukup mampu dan cakap serta memenuhi syarat untuk memimpin Polri.
Presiden Jokowi menunjuk Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Idham Aziz sebagai calon Kapolri untuk menggantikan Jenderal Tito Karnavian yang telah diangkat menjadi Mendagri dalam Kabinet Indonsia Maju periode 2019-2024.