Indonesia juga menghadapi tantangan peningkatan laju pertumbuhan penduduk Indonesia sekitar 2,5 juta setiap tahunnya.
Tren perkembangan demografi ini tentu berdampak besar pada potensi dan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk di dalamnya zakat.
Dinamika perubahan ekonomi global terkait dengan normalisasi kebijakan moneter di Amerika Serikat (AS), fluktuasi harga komoditas, perang dagang dan proteksionisme, moderasi pertumbuhan di Tiongkok, maupun keamanan dan geopolitik dunia.
Gubernur Bali Wayan Koster ingin agar Bali mengalami percepatan pertumbuhan pembangunan seperti halnya negara Tiongkok dengan mengandalkan kekuatan modal sumber daya manusia dan budaya yang sangat dimilikinya.
Konsep organik ini akan direplikasi di daerah lain agar pertanian Indonesia semakin besar berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi di pedesaan dan nasional.
Salah satu pilar pertumbuhan perekonomian Indonesia adalah di sektor pariwisata. Kepulauan Nias menjadi bagian dari pertumbuhan tersebut
Bappenas mengatakan program Kementan memacu pertumbuhan ekonomi daerah.
Teknologi merupakan salah satu kunci utama untuk mendorong pertumbuhan industri kecantikan di Indonesia.
Bali memiliki pertumbuhan kebutuhan kelistrikan sangat tinggi melebihi rata-rata nasional. Disamping pemakaian masyarakat umum, pertumbuhan sektor jasa pariwisata di Bali sangat memerlukan ketercukupan pasokan energi yang handal secara keberlanjutan.
Asumsi pertumbuhan ekonomi tahun 2020 yang ditargetkan pemerintah sebesar 5,3 persen ternyata telah mempertimbangkan faktor risiko dan prospek ekonomi masa depan.