Hal itu disampaikan Menkopolhukam Mahfud MD usai melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah pihak.
Hingga Minggu (2/10), tercatat total korban tragedi Kanjuruhan adalah 448 orang, di mana 125 di antaranya tewas.
Polri akan menindaklanjuti instruksi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait dengan terjadinya peristiwa tersebut.
Jokowi juga memerintahkan Menpora, PSSI dan Kapolri untuk mengevaluasi secara menyeluruh pelaksanaan pertandingan sepakbola.
Insiden nahas itu terjadi setelah pertandingan sepak bola antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10) malam.
Dalam tragedi itu, sedikitnya 127 orang meninggal dunia dan 180 orang lainnya luka-luka
Sebenarnya, pihak Kepolisian sudah memprediksi akan terjadi gangguan keamanan dalam pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya. Hal itu terbukti adanya permintaan Kepala Resort Malang AKBP Firli Hidayat untuk merubah jadwal pertandingan Arema FC vs Persebaya Surabaya.
Lebih dari 100 orang meninggal dunia usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya berakhir ricuh.
Dua di antaranya merupakan anggota Polri.
Presiden meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk melakukan investigasi dan mengusut tuntas kasus ini.