Situasi yang terjadi di Pakistan bisa saja terjadi di Indonesia. Dimulai dari krisis ekonomi, berlanjut krisis sosial dan berujung pada krisis politik. Namun, hal itu tergantung dari kekuatan dan kapasitas pemerintah dalam menghadapi krisis berlarut saat ini.
Pertanian saat ini harus mampu menyediakan kebutuhan pangan dasar seluruh masyarakat Indonesia.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah, Kiai Cholil Nafis mengatakan, Islam itu tidak pernah memberikan sistem kenegaraan secara pasti untuk dijalankan, naik itu model khilafah, imaroh, maupun demokrasi.
Menyukseskan program kerja Presiden Joko Widodo, `Indonesia Spice Up The World`, sebagai salah satu upaya perluasan pemasaran produk bumbu atau pangan olahan dan rempah Indonesia.
Bangsa Indonesia tinggal dipilih. Oligarki yang diperkaya memang akan bisa membiayai Pilpres dan menjadikan seseorang sebagai presiden. Tetapi setelah itu, semua kebijakan negara harus menguntungkan dan berpihak kepada mereka.
Pengesahan RUU TPKS hadiah bagi seluruh perempuan Indonesia apalagi menjelang diperingatinya Hari Kartini.
Transformasi pertanian itu sejalan dengan harapan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo agar pertanian Indonesia bergerak ke arah yang maju, mandiri, dan modern.
Alhamdulillah, zakat perusahaan BSI ini pun menjadi yang terbesar sepanjang sejarah Indonesia.
Misalnya Menteri Investasi (Bahlil Lahadalia) dia harus memastikan investasi di Indonesia karena kita perlu membangun. Lalu Menko Marves (Luhut Binsar Panjaitan) harus memastikan kemajuan kemaritiman. Konsen saja di situ supaya jelas kinerjanya.
Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mendukung program kerja nasional Pengembang Indonesia dalam membangun perumahan yang layak huni dengan harga terjangkau melalui tagline, `Satu Hektar Satu Kecamatan`.