"Warga berharap selama PSBB, polisi lebih giat berpatroli dengan menggunakan mobil patroli memasuki perkampungan untuk mencegah aksi perampokan," kata Darmansyah
"Tapi harga BBM di Indonesia tidak mengalami penurunan sedikitpun," kata Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu
"Menjaga mental positif adalah penting dan wajib, tetap produktif dalam rohani dan jasmani. Keduanya adalah sesuatu yang berkaitan, simpel dan mudah sekali, ketika membaca yang baik maka pikiran kita juga baik, kesehatan kita pun juga akan stabil. Mental health itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik kita," kata Stafsus Alia
"Kita latihan 2 jam sehari aja, sesi pagi dan sore masing-masing 1 jam. Kelamaan gak kemana-mana, gak tanding. Tapi ya aku menolak bosan. Kalau sedang tidak latihan nyari kegiatan lain, kayak nyuci baju atau main sepakbola," kata Apriyani Rahayu
“Syukur, Alhamdulillah. Kemenpora mendapatkan penghargaan dari Public Relation Indonesia Award. Media sosial Kemenpora mendapatkan penghargaan dalam pengelolaan media sosial. Ini sangat positif, artinya kedepan ini harus ditingkatkan lagi kinerjanya. Paling penting lagi, melalui media sosial, kami bisa menyampaikan pesan Pak Menpora,” kata Sesmenpora
"Saya dapat laporan dari anggota Dewan Kabupaten, Kota di Jateng di antaranya Kabupaten Semarang, banyak bantuan yang tidak tepat sasaran. Mereka yang harusnya dapat bantuan malah tidak dapat. Ada yang rumahnya bagus malah dapat bantuan," kata Wachid
"Hingga akhir abad ke-18, selain menjangkiti para bayi, cacar juga telah menyebabkan kematian para buruh pekerja perkebunan dan melumpuhkan perekonomian Hindia Belanda," kata Candrian Attahiyat
“Lihat saja di youtube, di FB, di video, dan media-media sosial lain. Ada banyak pelatihan gratis. Misalnya, pelatihan beternak kambing, ayam, udang, ikan, dan lain-lain. Ada juga pelatihan bertanam palawija seperti cabe, bayam, jagung, wotel, mentimun, dan lain-lain. Bahkan banyak juga pelatihan dan panduan bisnis online yang dapat diikuti secara gratis," kata Saleh
"Gerakan ini murni dari masyarakat (donatur) untuk masyarakat (masyarakat kurang mampu) tanpa memandang Agama, Suku, Ormas, Parpol maupun lainnya," kata Gus Abbas yang didampingi Ibu Nuri Rokhani dan Bapak Agung Priambudi
"Melalui alat buatan Huawei ini, dalam kisaran waktu sekira 30 detik kami bisa memperoleh indikasi apakah pasien terinfeksi COVID-19 atau tidak," kata Ahmad