Kader Muda Berjuang Bantu Rakyat
Perguruan tinggi di Indonesia telah banyak mengambil peran dalam upaya percepatan penurunan stunting.
Unit yang telah mendapatkan ISO 37001:2016 antara lain Inspektorat Utama, Sekretariat Utama, Perwakilan BKKBN Jawa Timur, dan Perwakilan BKKBN Bangka Belitung.
Ada korelasi peningkatan infertilitas pada kelompok tinggi paparan BPA dengan odds ratio atau rasio paparan penyakit mencapai 4,25 kali.
Pemberian layanan kesehatan gratis ini dilakukan secara serentak di 47 titik di seluruh Indonesia dengan melibatkan Polri/TNI dan Keluarga Alumni Univeristas Gadjah Mada (KAGAMA).
NTT sendiri berada di peringkat pertama terbesar kasus balita stunting secara nasional, yakni 37,8 persen.
Diperlukan penelitian antar center untuk benar-benar membuktikan bahwa ada kaitan antara kandungan BPA dalam air kemasan dengan infertilitas.
Di Kabupaten Tapin dalam rangka percepatan penurunan stunting telah dibentuk tim pembina keluarga yang terdiri dari 182 kelompok dengan jumlah kader sebanyak 546 orang.
Dilakukan secara maraton
Pembangunan Semesta Berencana sejalan Ekonomi Hijau dan Biru