Menteri Energi Israel, Yuval Steinitz mengatakan bahwa Presiden Suriah, Assad menjadi bayang-bayang "pembunuhan" Israel.
Kementerian Kesehatan Palestina mengidentifikasi dua almarhum bernama Bahaa Qdeih berusia 23 tahun dan Mohammed Abu Rida berusia 20 tahun.
Netanyahu mengatakan kepada Kabinet Israel bahwa Iran telah mengirimkan senjata canggih ke Suriah untuk menyerang kami berdua di medan perang dan di depan rumah.
Iran siap menerima keputusan apapun dari Presiden AS, Donald Trump, yang mengatakan akan mundur dari perjanjian nuklir.
Menurut militer Israel, pos itu digunakan untuk melontarkan proyektil panas ke Israel
Kementerian Kesehatan Palestina di wilayah yang dikuasai Hamas menyebutkan, setidaknya enam orang tewas akibat ledakan "misterius" di Jalur Gaza. Sementara tiga lainnya terluka.
Jika AS melanggar perjanjian internasional yang didukung oleh resolusi Dewan Keamanan PBB, kata Yermakov, maka ia sendiri yang akan menanggung konsekuensinya
Lebih lanjut dilaporkan, bahwa semua negara yang terlibat sepakat bahwa kesalahan ada di kedua awak Sanchi dan CF Crystal karena mereka gagal mengenali akan ada tabrakan pada waktu itu.
Donald Trump masih bergeming untuk menarik diri dari perjanjian nuklir Iran 2015.
Sayap militer Hamas mengatakan Israel bertanggung jawab atas ledakan itu