Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengklaim potensi resesi di Indonesia relatif kecil jika dibandingkan dengan negara lain.
Menko Luhut memaparkan terkait audit perkebunan sawit dalam rangka memperbaiki tata kelola sawit nasional.
Pemerintah menerbitkan Peraturan Kementerian Pertanian, Permentan No.10 tahun 2022 yang mengatur tata kelola dan penyaluran pupuk bersubsidi.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan, potensi ekonomi sirkular sangat besar. Bagi Indonesia sendiri akan menghasilkan tambahan sebesar Rp593 sampai Rp638 Triliun.
Kata Menko Luhut, ekonomi kita salah satu yang terbaik
UMKM telah menunjukkan resiliensi dalam menopang produktivitas dan stabilitas perekonomian nasional ditengah berbagai tantangan global.
Ini Alasan Pemerintah Cabut Pembatalan Izin Ponpes Shiddiqiyah
Atasi Masalah Penyaluran Bansos, Menko PMK Dorong Digitalisasi
Menko PMK ungkap kendala pemerintah salurkan Bansos