Langgar maklumat Kapolri dengan gelar pesta pernikahan di tengah wabah corona, Kapolsek Kembangan Kompol Fahrul dimutasi.
Kasus penyebaran hoax terkait corona sangat memprihatinkan. Padahal Indonesia sedang memerangi virus berbahaya itu.
Komisi III DPR mendesak Kapolri berkoordinasi lebih intensif dengan seluruh stake holder terkait dalam melaksanakan kegiatan operasi terpusat dalam rangka penanganan Covid-19 di tanah air.
Kapolri Jenderal Idham Azis beserta seluruh jajaran memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah dalam rangka menangani penyebaran Virus Corona, termasuk wacana penerapan darurat sipil.
Aparat kepolisian telah menetapkan sebanyak 51 orang tersangka terkait penyebaran hoax terkait virus Corona. Hingga saat ini Polri masih terus bekerja guna melakukan penyelidikan terkait penyebaran informasi bohong atas wabah Covid-19.
Komisi III DPR menggelar rapat kerja (Raker) bersama Kapolri Jenderal Idham Azis beserta seluruh Kapolda di seluruh Indonesia melalui teleconference. Adapun agenda Raker antara Komisi III DPR dengan Polri adalah membahas penanganan virus Corona.
Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry, meminta Kapolri Jenderal Idham Azis mengevaluasi segenap jajaran Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) terkait kekeliruan informasi yang disampaikan ke publik mengenai kedatangan 49 TKA asal China di Bandar Udara Haluoleo.
Komisi III DPR meminta Kapolri Jenderal Idham Aziz memberikan klarifikasi secara terbuka terkait polemik pernyataan Kapolda Sultra Brigjen Polisi Merdisyam atas video berdurasi 58 detik yang merekam kedatangan 49 TKA asal Cina di media sosial.
Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo bersama Kapolri Jenderal Idham Azis menandatangani adendum nota kesepahaman (MoU) antara dua lembaga tentang sinergitas pengamanan dan penegakan hukum di bidang keluatan dan perikanan.
Rapat kerja antara Komisi III DPR dengan Kapolri Jenderal Idham Aziz beserta jajarannya menghasilkan dua kesimpulan. Salah satunya, Komisi III mendesak Kapolri untuk menuntaskan sejumlah kasus besar yang menarik perhatian serta meresahkan masyarakat.