Data desa yang saat ini dikumpulkan dari berbagai desa di pelosok nusantara akan memberikan cerminan fakta di lapangan.
Gus Halim juga menyarankan pengelolaan wisata melalui badan usaha milik desa (BUM Desa) guna mendorong pemberdayaan masyarakat desa sekitar Bukit Lawang dan Tangkahan.
Potensi yang ada di desa sangat banyak untuk dimanfaatkan dan dikembangkan. Karena itu, Kemendes PDTT tengah menyiapkan aplikasi Desa Wisata Nusantara.
Seperti kata bapak Menteri Halim Iskandar, Kepala desa tidak perlu khawatir, porsi minimal 40 persen Dana Desa untuk BLT sifatnya hanya berjalan setahun hingga usai kondosi covid kembali normal.
Maju jadi gubernur butuh suara pekerja dan buruh
Sejak disalurkannya dana desa pada tahun 2015 hingga saat ini, jumlah BUM Desa yang terbentuk meningkat drastis hingga 600,6 persen, yakni sekitar 8.100 BUM Desa pada tahun 2014 menjadi 57.200 BUM Desa pada tahun 2021.
Ini hasil kerja sama antara BUM Desa dengan Perhutani, ini luar biasa banget, alamnya indah dan sejuk.
Gus Halim berharap bantuan dari Kemendes PDTT mampu menjadi pengungkit bagi desa-desa untuk terus meningkatkan dan mengembangkan potensi wisatanya masing-masing.
Dengan berdasarkan pada data desa, sebuah program yang dilaksanakan akan tepat sasaran dan tepat manfaat.
Desa cerdas menjadi kerangka kerja untuk membangun akuntabilitas, peran, dan tanggung jawab otoritas pengambil keputusan agar lebih efektif dan efisien.