Hampir 1 dari 4 orang penduduk di negara berpendapatan tinggi telah divaksin, sedangkan di negara berpenghasilan rendah baru 1 dari 500 orang yang sudah divaksin.
Saat ini baru tersedia 16,8 juta dosis vaksin untuk 600 juta penduduk ASEAN, atau hanya 3 persen.
P4M RI – Singapura ini merupakan perjanjian investasi pertama yang diberlakukan Indonesia sejak Pemerintah mengkaji ulang berbagai perjanjian investasi dengan berbagai negara.
Ketibaan vaksin dari jalur multilateral ini, lanjut Retno, tidak terlepas dari kerja sama antara Kementerian dan lembaga terkait di Indonesia dan juga kerja sama dengan berbagai pihak internasional, negara donor, GAVI, WHO, UNICEF, CEPI dan lain-lain.
Ekonomi digital diyakini salah satu industri yang memiliki resiliensi tinggi pada masa pandemi ini.
Proses vaksinasi Covid-19 bagi Warga Negara Indonesia (WNI) di luar negeri tergantung kepada kebijakan negara setempat.
Khusus melalui platform multilateral, Kemenlu terus aktif mengamankan potensi perolehan vaksin hingga 20% penduduk melalui mekanisme COVAX-AMC.
Kemenlu juga memberikan pendampingan bagi lebih dari 2.400 WNI di luar negeri yang terpapar virus corona (COVID-19), selain menyalurkan lebih dari 500.000 juta sembako.
Ini merupakan pengiriman batch kedua setelah pengiriman batch pertama sebesar 1,2 juta dosis pada tanggal 6 Desember 2020.
Pemerintah juga berhasil mengamankan suplai vaksin selain dari perusahaan sinovac, yaitu Astra Zeneca dan Novavax, masing-masing sebesar 50 juta dosis.