Bersatu saja belum tentu menang, apalagi tidak bersatu.
Airlangga berharap perbedaan pilihan masyarakat Indonesia hanya pada 14 Februari saja, dan setelah itu dapat kembali bersatu dan bersama-sama.
Harus ada waktu bagi kita semua untuk bersatu dan memulai konsolidasi besar-besaran secara nasional. Kita tidak perlu lagi memberikan atau melayani gagasan-gagasan untuk saling melemahkan dan bertengkar tentang soal-soal yang tidak ada dasarnya dan tidak ada ujung pangkalnya.
Indonesia melaporkan partisipasi antarpihak saat ini kian menguat, bersatu padu berupaya memulihkan negara pasca pandemi Covid-19.
Airlangga mengatakan bahwa Golkar belum menentukan arah politiknya bersama Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)
Menurutnya, rekonsiliasi yang dia lakukan dengan lawan pilpres terdahulu bertujuan untuk bersatu membangun negeri.
Anggota DPR RI ini mengamini partainya menginginkan pasangan calon (paslon) yang akan bertarung pada kontestasi politik 2024 lebih dari dua orang. Golkar bahkan tak masalah jika nantinya Pilpres 2024 berlangsung dua putaran.
Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Hari ini kita sedang menunjukkan kepada publik bagaimana kolaborasi itu dilakukan, karena kita punya cita-cita yang sama, menang. Maka, Rumah Aspirasi ini bagian dari ikhtiar kita bahwa kekuatan partai dan relawan bisa bersatu dan bergotong royong bersama. Bisa!
Saya kira kan gini, enggak perlu lah, ini kan kaya koalisi itu sesuatu yang formal, permanen gitu ya, jadi kalau kemudian masing-masing nanti ternyata putusan paslonnya berbeda-beda ya enggak usah perlu ada pernyataan formal bubar pun dengan sendirinya koalisi itu akan berakhir.