Washington baru-baru ini memperingatkan bahwa Beijing sedang mempertimbangkan memasok upaya perang Moskow.
Amerika Serikat (AS) dan Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) memperingatkan Beijing agar tidak memberikan dukungan militer kepada Rusia.
Pernyataan kanselir datang saat Beijing bersiap mempresentasikan rencana perdamaian untuk konflik Ukraina minggu ini, tepat pada peringatan pertama invasi Rusia pada 24 Februari ke tetangganya.
Beijing telah berusaha memposisikan dirinya sebagai pihak netral, sambil mempertahankan hubungan dekat dengan sekutunya Rusia.
Beijing sedang mempertimbangkan untuk mempersenjatai Rusia dalam perangnya melawan Ukraina.
Xi menyerukan resolusi yang tepat untuk masalah nuklir Iran saat dia menyatakan "solidaritas" Beijing dengan Iran di tengah ketidakpastian global.
Balon China, yang dibantah Beijing sebagai kapal mata-mata pemerintah, terbang selama seminggu di atas AS dan Kanada sebelum Presiden Joe Biden memerintahkannya untuk ditembak jatuh.
AS mengatakan balon itu dilengkapi untuk mendeteksi dan mengumpulkan sinyal intelijen, tetapi Beijing bersikeras itu adalah pesawat cuaca yang terbang keluar jalur.
Insiden balon tersebut mendorong Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken untuk membatalkan rencana lawatannya ke Beijing pada Jumat (3/2).
Hal itu disampaikan WHO setelah Beijing merilis data baru yang menunjukkan lonjakan besar dalam kematian terkait COVID-19.