Bapak presiden kan sukanya Rabu Pon, ya sudah Rabu Pon. Kan kita tidak akan mempertanyakan kenapa hari Rabu, kan tidak. Tidak dalam posisi. Soal tanggal, soal hari kebetulan Rabu pon itu kan bukan wilayah yang sebenarnya subtansinya dalam politik juga nggak ada.
Reshuffle pergantian kabinet itu adalah prerogatif dari presiden, jadi tentu saja presiden yang nantinya akan menentukan kapan hari baiknya, kapan dilakukannya, apakah perlu dilakukan atau tidak.
Apa yang menjadi basis reshuffle itu yang paling tahu adalah Presiden, apakah kinerja atau basis-basis yang lain. Misalnya, alasan politik ya itu kita serahkan saja kepada Presiden sebaiknya yang di luar itu artinya termasuk partai politik (parpol) koalisi ya kita menunggu saja.
Jokowi perlu mencari momentum untuk mengeluarkan kader Partai NasDem yang saat ini menjadi pembantunya agar tidak dimanfaatkan oleh Surya Paloh untuk playing victim dan seolah Partai NasDem teraniaya karena sikap politiknya.
Etika Pemerintahan Harus Dijunjung Tinggi
Saya kok tidak yakin Pak Jokowi akan sesempit itu dalam melihat dinamika politik yang terjadi. Bukankah siapapun sah untuk menyatakan diri bakal maju menjadi capres di 2024 nanti?
PM Jepang Reshuffle Kabinet, Adik Shinzo Abe Dicopot
Tidak ada (tawaran sebagai menteri atau wakil menteri). Hanya Pak Presiden minta agar kalau ada persoalan rakyat dan program pemerintah yang tidak jalan, kami bisa langsung hubungi kementerian yang bersangkutan.
Sebelum reshuffle, ada gerombolan yang sibuk plot berbagai nama dengan berbagai penilaian, sangat berisik, walaupun tidak memiliki kewenangan apapun. Setelah Reshuffle dilakukan, ada gerombolan yang berisik dan sibuk mengkritik para menteri baru. Ini jelas ngawur, orang belum kerja kok sudah dikritik?
Kami enggak ada masalah, kami (Gerindra) dan PAN punya hubungan yang baik. Pak Zulkifli kalau beliau masuk kabinet juga sosok yang punya hubungan baik dengan pimpinan kami di Partai Gerindra.