Dalam memperingati Hari Ulang Tahun DPR RI ke-78 yang jatuh pada tanggal 29 Agustus, Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan sejumlah kinerja yang telah dilakukan oleh DPR RI dalam menjalankan fungsinya.
Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, dalam pelaksanaan fungsi legislasi, DPR RI bersama pemerintah selama tahun sidang 2022-2023 telah menyelesaikan 23 RUU)yang telah disahkan menjadi undang-undang.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti adanya 3,3 juta warga yang masuk kategori miskin ekstrem. Ia mendorong Pemerintah menyiapkan program khusus untuk menyelesaikan kemiskinan ekstrem di daerah tersebut.
PDI Perjuangan telah melahirkan kader-kader terbaik di seluruh Indonesia; Bupati berprestasi, Walikota berprestasi, Gubernur berprestasi, Pimpinan dan Anggota DPR RI, serta DPRD terbaik.
Malam ini, kita berkumpul, untuk menyatukan semangat dan langkah juang dalam memenangkan Pemilu 2024. Kita, PDI Perjuangan, akan mengabdikan diri untuk mewujudkan kehidupan rakyat yang sejahtera, tata tentrem kerta rahardja.
Seluruh kader PDIP harus tegak lurus amanat partai dengan mengobarkan api perjuangan untuk mencapai kemenangan.
Karena pasti ada dampaknya apabila kebijakan ini diberlakukan. Seperti dampak psikososial pada anak, mengingat PJJ dapat mengisolasi anak-anak dari lingkungan sosial di sekolah yang diperlukan untuk tumbuh kembang mereka.
Pemerintah harus membuat terobosan sistem secara menyeluruh, tanpa mengesampingkan dampak lain dari suatu kebijakan. Termasuk bagaimana pihak sekolah ikut berpartisipasi melakukan berbagai antisipasi. Hal ini perlu dioptimalkan untuk melindungi anak dari bahaya polusi udara.
Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti nasib korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang tak kunjung mendapat pekerjaan baru.
Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR ini menyebut, kemerdekaan Indonesia merupakan sebuah perjalanan panjang dalam mewujudkan cita-cita bangsa di tengah tantangan dan perubahan global. Untuk itu, Puan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus bersemangat.