Sistem S-300 tersebut memiliki kapasitas yang memadai untuk menanggapi ancaman Israel terhadap negara tersebut.
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan kepada Putin bahwa memasok sistem senjata canggih ke tangan yang tidak bertanggung jawab akan meningkatkan bahaya di wilayah Timur Tengah.
Menekankan perlunya resolusi politik terhadap konflik tujuh tahun, kelompok itu memperingatkan agar tidak mencari solusi dengan cara militer.
Donald Trump mengecam Rusia dan Iran karena memperkuat rezim Suriah.
S-300 dapat menyerang target hingga 250 kilometer jauhnya dan menghancurkan beberapa target secara bersamaan.
Keputusan Rusia memberikan bantuan sistem pertahan canggih, S-300 ke Suriah adalah kesalahan besar.
Tindakan ini dilakukan setelah Rusia menyalahkan Israel yang menembak pesawat militernya pekan lalu.
Nafisa menyerah menanti haknya yang tak kunjung dipenuhi oleh pihak majikan.
Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoygu mengklaim Israel bertanggung jawab, yang kemudian dibantah Israel. Militer Israel menyalahkan Hizbullah dan Iran atas insiden itu.
Al-Wasil dalam pidatonya menyatakan bahwa sikap negaranya terhadap langkah penyelesaian politik krisis di Suriah sudah jelas.