Pertemuan itu diadakan untuk membahas uji peluncuran rudal jelajah darat di Washington dengan jangkauan lebih dari 500 Kilometer awal pekan ini.
Moskow mempublikasikan spesifikasi misilnya untuk membuktikan bahwa rudal itu tidak dilarang di bawah perjanjian INF.
Putin dan Macron sepakat bahwa pakta nuklir Iran yang dikenal dengan Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), merupakan faktor penting untuk memastikan keamanan Timur Tengah
Georgia kehilangan kendali atas kedua wilayah tersebut, sementara Rusia kemudian mengakui keduanya sebagai negara merdeka.
Menurut pernyataan Kremlin, kedua pemimpin itu membahas situasi di Iran, Suriah, Ukraina, dan Venezuela dalam pertemuan tertutup yang berlangsung selama 1 jam 20 menit.
Presiden Uni Eropa, Donald Tusk mengecam komentar pemimpin berusia 66 tahun itu.
Dalam iven tersebut, Trump sempat melontarkan lelucon kepada Putin, agar Rusia tidak ikut campur dalam pemilihan umum AS pada 2020 mendatang.
Belum jelas apakah Xi memakan kue pemberian Putin itu atau tidak.
Menurut Putin, ikatan Rusia-AS tegang oleh konflik Suriah hingga Ukraina, serta tudingan keterlibatan Rusia dalam pemilu AS.