Neraca perdagangan Indonesia pada periode Januari hingga Juli 2022 tercatat surplus 29,17 miliar US dollar.
Hal itu didalami penyidik KPK lewat seorang saksi selaku pegawai PT Pertamina, Sari Dinar Saifuddin pada Selasa (23/8) kemarin.
Kasus ini telah menjerat mantan Direktur Utama Pertamina Energy Trading Ltd (Petral) Bambang Irianto.
Ke depan, Indonesia harusnya dapat menggenjot lifting migas ini untuk mengurangi impor dan defisit transaksi perdagangan sektor migas. Sehingga kita dapat lebih mudah mengendalikan harga BBM di dalam negeri.
Menurut Mendag neraca dagang surplus, geliat ekonomi nasional positif
Transaksi perdagangan mencapai Rp11,8 triliun dari 26,3 miliar saham yang diperdagangka
Tercatat nilai ekspor Indonesia Juli 2022 mencapai US$25,57 miliar
Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp211,53 miliar dari 661,75 juta saham yang diperdagangkan
Ekonomi Naik 5,44 Persen, Wamendag: Perdagangan Rakyat Meningkat
Transaksi perdagangan mencapai Rp13,4 triliun dari 23,2 miliar saham yang diperdagangkan