Para siswa perwakilan Indonesia dalam perhelatan Olimpiade Informatika Asia-Pasifik atau Asia Pacific Informatics Olympiad (APIO) 2021, berhasil memboyong enam medali di antaranya satu medali emas, tiga medali perak, dan dua medali perunggu.
Pemberian beasiswa ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kemdikbudristek dengan TNI di Jakarta, pada Selasa (25/5).
Pendanaan program beasiswa bagi insan vokasi ini bersumber dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)
Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Ditjen Dikti Paristiyanti Nurwardani, yang menyebut bahwa mata kuliah tersebut sama halnya seperti program kewirausahaan.
Skema pembiayaan terdiri atas program gelar dan nongelar yang bertujuan untuk mencetak SDM unggul dan berkompetensi, yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan masa depan, baik di lingkup lokal maupun global.
Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Restu Gunawan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membangun ekosistem budaya rempah dari hulu hingga hilir.
Program ini akan dipersiapkan mulai tahun ini dengan memberikan pelatihan startup kepada dosen yang nantinya akan mengampu mata kuliah tersebut.
Pendanaan program-program ini bersumber dari dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP)
Program ini bertujuan memperkaya dan meningkatkan wawasan serta kompetensinya di dunia nyata sesuai dengan minat dan cita-cita
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbudristek) menggandeng Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), mengenai peningkatan kapasitas SDM dan beasiswa talenta digital.