Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR ini menyebut, kemerdekaan Indonesia merupakan sebuah perjalanan panjang dalam mewujudkan cita-cita bangsa di tengah tantangan dan perubahan global. Untuk itu, Puan mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk terus bersemangat.
Bangsa Indonesia hendaknya setia kepada sifat asalnya, yaitu bangsa yang berbeda-beda tetapi dipersatukan oleh Pancasila. Kita semua, elemen bangsa Indonesia, hendaknya memahami dan mengerti, kapan waktunya bertanding dan kapan kembali bersanding.
Revolusi mental tidak boleh berhenti agar sumber daya manusia kita produktif, inovatif, berdaya saing global, berintegritas, berakhlak mulia, dengan tetap menjaga jati diri budaya bangsa.
Upaya Wujudkan Indonesia Emas Harus Dibarengi Penguatan Nasionalisme Anak Bangsa
Selain kepercayaan publik, menurut Presiden, seorang pemimpin juga memerlukan dukungan dan kerja sama dari seluruh komponen bangsa.
Menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks dan tidak pasti serta dipenuhi dengan suasana turbulensi, maka memperkokoh kedaulatan negara dengan kembali pada Pancasila. Tentu, perlu tekad bersama, membutuhkan kerjasama, semangat kejuangan, dan sumbangsih positif, serta keterlibatan semua elemen bangsa tanpa kecuali dan tanpa syarat.
Generasi muda bukanlah pelengkap kelompok masyarakat, penduduk usia muda, yang merupakan mayoritas populasi di Indonesia, berperan penting dalam menentukan perjalanan bangsa Indonesia ke depan.
Potensi inilah yang akan terus kami sampaikan ke rakyat, bahwa sesungguhnya mereka memiliki sosok calon presiden yang memiliki keunggulan kualitatif, yang bisa menjawab tantangan masa depan bangsa dan negara.
HNW : Kuatkan Fitrah Pesantren, Majukan Umat, Bela Bangsa dan Negara
Ketua MPR Ajak Perkuat Ideologi Pancasila di Kalangan Generasi Muda Bangsa