Ia menegaskan dirinya tidak mendukung cagub petahana DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Ahok sendiri membantah dirinya berniat menistakan agama saat menyebut surat Al-Maidah ayat 51 sebagai alat pembodohan.
Akibat pernyataannya tersebut, Fadel ternyata ditegur ketua umum DPP Golkar Setya Novanto.
Reaksi terhadap asumsi penistaan agama yang dilakukan cagub petahana DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak semata muncul dari sejumlah masyarakat islam. Salah satu partai pengusung Ahok-Djarot, Golkar membuka kemungkinan untuk menarik dukungannya dari Ahok.
Keputusan DPP PPP kubu Djan Faridz mendukung Ahok-Djarot tersebut bertolak belakang dan DPP PPP kubu Romahurmuziy (Romi) yang mengusung pasangan cagub-cawagub DKI Agus Yudhoyono-Sylviana Murni.
Keputusan Djan akan bertolak belakang dengan keinginan konstituen dan para alim ulama yang menginginkan pemimpin muslim di DKI.
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni mengikuti pengajian di Kantor DPP PKB, Rabu (5/10) malam.
Hanya saja, tidak dapat dipastikan kapan waktu tepatnya transfer dana tersebut akan dikucurkan
Ketua Tim Pemenangan Agus - Sylvi, Nachrowi Ramli, membeberkan pesan Ketua Umum DPP Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) agar bersaing sehat dan bertarung tanpa musuh.
Pernyataan Ahok yang menjabat sebagai kepala daerah dinilai kontras dengan semangat pemerintahan pusat.