Hal itu disampaikan Eddy Hiariej usai memberikan klarifikasi kepada KPK atas laporan dugaan penerimaan gratifikasi senilai Rp 7 miliar.
Eddy datang bersama dua sekretaris pribadi (aspri) serta tim kuasa hukumnya untuk memberikan klarifikasi atas laporan Ketua IPW.
Bahwa ada dugaan pemerasan seperti yang dilaporkan tidak berkaitan dengan PT CLM manajemen baru. IPW seharusnya dapat bersikap independen dan objektif.
Eddy lantas menyerahkan urusan klarifikasi masalah ini kepada dua orang asistennya. Ia enggan ikut campur. Eddy juga membantah menerima uang yang dituduhkan.
Soal dugaan gratifikasi Wamenkumham, Pakar: Presiden harus turun tangan
Tim Dumas KPK akan proaktif berkoordinasi dengan IPW dalam rangka mengumpulkan informasi dan data.
Eddy Hiariej dilaporkan ke KPK terkait dugaan penerimaan uang sebesar Rp7 miliar melalui dua orang yang diakui sebagai asisten pribadinya.
Marak Mafia Pertambangan, IPW Minta Waspadai Modus Ini
Sugeng menilai, tidak mungkin seorang jenderal hanya sebagai pemakai tanpa mengetahui jaringan pemasok atau bandar narkoba tersebut.
IPW menyebut, Ferdy Sambo dapat terseret dugaan gratifikasi terkait penggunaan jet pribadi oleh Brigjen Hendra Kurniawan.