Masih perlu perbaikan kinerja dan peningkatan efisiensi.
Sebetulnya datanya sudah terang benderang. Persoalannya, apakah pemerintah mau menangani fraudini secara tegas agar kenaikan iuran tidak perlu terjadi.
Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal mengapresiasi capaian kinerja yang telah dilakukan oleh BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan di wilayah Kalimantan Timur.
Kasus yang tidak pernah tersentuh adalah dalam pelayanan jaminan kesehatan.
Manajemen rumah sakit diminta memperbaiki agar kejadian ini tak berulang.
Kecurangan itu diduga terjadi di tiga rumah sakit, salah satunya di wilayah Jawa Tengah.
Tingkat Kepesertaan BPJS Kesehatan saat ini dinilai masih minim. Hal itu lantaran masih beratnya iuran, khususnya, jika berada dalam satu keluarga yang memiliki jumlah anggota keluarga yang banyak.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, menegaskan bahwa pelayanan medis untuk pasien BPJS tidak berbeda dengan pasien lainnya.
Mudah-mudahan dengan melalui sosialisasi ini, proses pencairan JHT bagi TA dan staf administrasi yang akan difasilitasi pada bulan Oktober 2024, dapat dilaksanakan dengan baik. Bagi yang tidak dicairkan atau diteruskan, JHT maka dapat melalui mekanisme penggabungan JHT.
Yang pertama saya juga mau pantun, `ikan sepat ikan gabus, pengen cepet-cepet pasti nggak bagus`. Konstitusi kita menyatakan bahwa BPJS itu mengamanatkan itu berdasarkan gotong royong, ada asas keadilan.