Trump berbicara di Gedung Putih sehari setelah dia mengungkapkan sedang berencana bertemu dengan Presiden China Xi Jinping, untuk menyelesaikan kesepakatan perdagangan.
Washington dan Beijing telah membuat kemajuan signifikan dalam perlindungan kekayaan intelektual, transfer teknologi, pertanian, layanan, mata uang, dan banyak masalah lainnya.
Perjalan kereta api Kim ke China ditempu selama berhari-hari itu masih diselimuti kerahasiaan.
Dukungan itu disebut bentuk perlindungan terhadap tindakan keras Beijing terhadap minoritas Muslim Uighur.
China sedang melakukan upaya lebih lanjut untuk menghapus diskriminasi gender terhadap pencari kerja perempuan, di antaranya menghapus status perkawinan
Kereta otomatis berukuran 185 meter dan lebar tiga meter, dengan kapasitas maksimum sekitar 3.500 penumpang. Kecepatan tertinggi adalah 100 kilometer per jam.
Pangeran Arab malah memilih untuk berpihak pada China. Bahkan, ia menegaskan akan memberikan dukungan terhadap tindakan China dalam memberantas terorisme.
Dalam pertemuan tersebut, Xi meminta MBS untuk menyampaikan salam ramahnya kepada Raja Saudi Salman bin Abdulaziz.
Senjata tersebut konon akan meningkatkan kemampuan kontra-terorisme, juga pertahanan darat dan laut.
Seorang profesor teknik perangkat lunak di China punya prediksi bahwa lima tahun mendatang, ponsel pintar tidak akan banyak digunakan.