Presiden Filipina, Rodrigo Duterte mengatakan ingin mengurangi ketergantungan atas Amerika Serikat
Presiden Filipina Rodrigo Duterte, kembali menunjukkan kemarahannya terhadap Presiden Amerika Serika, Barrack Obama.
Kabar rencana kudeta terhadap Presiden Filipina Rodrigo Duterte berhembus menyusul aksi radikal Duterte untuk mengganyang mafia narkoba di negeri itu. Militer Filipina menyatakan tengah menyelidiki laporan-laporan adanya dugaan rencana kudeta terhadap Presiden Duterte.
Laporan dugaan kudeta itu, menjadi pekerjaan serius militer. Namun, kata Restituto, asal usulnya perebutan kekuasaan itu belum diketahui pasti.
“Saya ingin menjelaskan bahwa tak ada niatan saya untuk menghina kenangan terbunuhnya 6 juta orang Yahudi,” ujar Duterte.
Ternyata virus Zika telah menyebar di Thailand lebih lama dari yang diduga.
Selain Singapura dan Thailand, kasus peningkatan paparan virus Zika terjadi peningkatan di Malaysia dan Filipina.
Namun Menteri Luar Negeri FIlipina, Perfecto R Yasay Jr, dalam pernyataan tertulis Senin (12/09) mengklarifikasi bahwa Duterte tidak pernah memberikan lampu hijau atas eksekusi
Seorang bule asal Jerman, Benjamin Holgt, menjadi perbincangan di sosial media dan jejaring facebook.
Sementara sembilan orang lainnya masih perlu tinggal di Manila dengan alasan aparat Filipina masih memerlukan beberapa informasi.