Ini adalah permainan psikologis. Sementara kita tahu bahwa kualitas kerja institusi penegak hukum dan aparatnya masih banyak celah negatif. Apalagi penghitungan kerugian negara yang dilakukan oleh BPK ditengarai tidak dilakukan secara independen dan cermat. Lalu dimana letaknya rasa keadilan itu.
Polri dinilai politis terkait tawaran terhadap mantan pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengikuti tes asesmen atau uji kompetensi sebagai ASN Polri.
KPK juga memeriksa Ketua Manajemen Bersama Konsorsium PNRI, Adres Ginting.
Ali enggan memerinci komunikasi tertentu itu. Alasannya untuk menjaga kerahasian proses penyidikan.
Jaksa mengatakan Heru Hidayat telah memperkaya diri terkait pengelolaan saham PT ASABRI.
Novel menyebut tawaran dari Kapolri itu diterima karena ia masih prihatin dengan korupsi yang banyak dan masif.
Terlepas dari siapa yang dituduh melakukan kejahatan, sifat kejahatan, bersalah atau tidak bersalah, ataupun metode eksekusi yang digunakan.
Korupsi tidak bisa dinilai dari besar atau kecil jumlah uang yang dicuri.
Kondisi ini didukung fungsi pengawasan yang dilakukan oleh Komisi III DPR RI terhadap Kejaksaan Agung hanyalah formalitas. Jadi tak mungkin terealisasi wacana hukuman mati koruptor tersebut.
Kejagung mengakui rumitnya mengungkap kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang kasus PT Asabri dan Jiwasraya