Beberapa hari terakhir, Presiden Iran, Hassan Rouhani dan beberapa komandan militer senior Iran mengancam akan mengganggu pengiriman minyak dari negara-negara Teluk jika Washington mencoba untuk memotong ekspor Teheran.
Tokyo dan Washington berdiri teguh untuk tujuan bersama mereka, yakni mengakhiri senjata nuklir, biologi dan kimia Korea Utara.
Di antara negara yang menuntut pemerintahan Trump adalah, Massachusetts, California, Delaware, Iowa, Illinois, Maryland, Minnesota, New Jersey, New Mexico, New York, North Carolina, Oregon, Pennsylvania, Rhode Island, Vermont, Virginia, dan Washington.
Wakil jurubicara PBB, Farhan Haq mengatakan pertemuan itu dijadwalkan Sabtu hari ini di Washington, di mana Guterres juga berencana untuk menghadiri acara Portugis-Amerika.
Duta Besar AS, Nikki Haley akan mengumumkan secara resmi pada konferensi pers dengan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo di Washington pada jam 5:00 sore (2100 GMT).
Aksi protes tersebut digelar di depan Sinagog Anshe Emet di daerah Lake View kota Chicago saat Duta Besar Israel untuk Washington, Ron Dermer, mengunjungi kota tersebut.
Assad juga memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan Rusia Today, Kamis (31/5) bahwa Washington harus belajar pelajaran tentang Irak dan menyingkirkan pasukannya dari Suriah.
Rencana Washington untuk membentuk koalisi internasional untuk melawan rezim Teheran dan pengaruhnya di Timur Tengah (Timteng) dinilai satu keharusan.
Rezim Kim Jong-un memperingatkan Washington agar lebih berhati-hati.
Pemimpin 78 tahun mengungkapakan bahwa masalah Washington dengan Republik Islam Iran bukanlah pada masalah nuklir, melaikan masalah lain.