Sanksi yang diberlakukan sejak awal yang disebut Rusia sebagai operasi militer khusus di Ukraina sedang dirasakan.
Harga minyak dunia kembali meningkat, setelah AS menyatakan menghentikan impor bensin dan gas dari Rusia, merespons serangan pemerintah Vladimir Putin terhadap Ukraina.
Lebih dari 2 juta orang telah meninggalkan Ukraina sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan invasi pada 24 Februari.
Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah memperoleh dokumen rahasia, yang membuktikan Ukraina ingin merencanakan serangan terhadap separatis yang didukung Rusia di Ukraina timur.
Presiden Rusia Vladimir Putin dapat mengintensifkan serangan terhadap Ukraina meskipun ada kemunduran militer dan kesulitan ekonomi akibat sanksi internasional.
Presiden Rusia Vladimir Putin sedang "dalam misi perekrutan" berusaha membawa beberapa pejuang itu ke medan pertempuran di Ukraina.
Presiden Rusia Vladimir Putin tertarik menggunakan jasa tentara Suriah berpengalaman dalam pertempuran perkotaan, sehingga pasukan Rusia dapat menguasai kota-kota Ukraina, termasuk ibukota Kyiv.
Presiden Vladimir Putin mengatakan, aksi militer khusus Rusia diperlukan untuk melindungi orang-orang yang menjadi sasaran intimidasi dan genosida di Ukraina timur.
Lebih dari 2.500 demonstran ditahan di 49 kota di seluruh Rusia, dalam gelombang protes terhadap invasi Presiden Vladimir Putin ke Ukraina.
Pemimpin Ukraina Volodymyr Zelenskyy telah memohon kepada Barat untuk mendukung zona larangan terbang karena negaranya yang terkepung terus melawan invasi Moskow.