September lalu, vaksin ini diberikan Otorisasi Penggunaan Darurat (EUA) untuk melindungi pekerja garis depan yang paling berisiko terkena COVID-19.
Regulator obat Inggris menyarankan agar orang yang memiliki riwayat alergi yang signifikan tidak boleh disuntin vaksin Pfizer setelah dua orang melaporkan reaksi merugikan pada hari pertama peluncurannya.
Moderna, yang berbasis di Cambridge, Massachusetts menjadi pembuat vaksin kedua yang kemungkinan akan menerima otorisasi darurat dari pemerintah AS.
Otoritas Tunisia memutuskan untuk memperpanjang keadaan darurat selama satu bulan ke depan akibat meningkatnya serangan teroris.
Lampu hijau untuk pembuat obat Regeneron muncul setelah REGEN-COV2, kombinasi dari dua antibodi buatan laboratorium, terbukti mengurangi rawat inap terkait COVID-19 atau kunjungan ruang gawat darurat pada pasien dengan kondisi yang mendasari.
Pengajuan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) dilakukan hanya beberapa hari setelah Pfizer dan mitra Jerman BioNTech melaporkan hasil uji coba akhir yang menunjukkan bahwa vaksin tersebut 95% efektif mencegah COVID-19
Dua kandidat vaksin yang dikembangkan China National Biotec Group (CNBG) anak perusahaan Sinopharm dan yang ketiga dikembangkan oleh Sinovac Biotech telah digunakan untuk program darurat.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) bisa mengabulkan penggunaan darurat pada pertengahan Desember 2020. Kemudian, persetujuan bersyarat di Uni Eropa dapat diperoleh pada paruh kedua bulan yang sama.
Pfizer sebelumnya mengatakan akan menghubungi Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk mengajukan Otorisasi Penggunaan Darurat (Emergency Use Authorization/EUA) paling lambat minggu ketiga November.
Izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization/EUA) vaksin Covid-19 menjadi salah satu upaya pemerintah untuk memutus rantai penularan Covid-19.