Munculnya isu senyawa Etilen Glikol pada obat sirop banyak yang mencoba mengaitkan pada kemasan lain.
Kita harus evaluasi bersama, ini bukan salah menyalahkan, kita cari solusi untuk proteksi dini, tapi jangan lupa untuk evaluasi Kementerian atau Lembaga yang harus bertanggung jawab atas permasalahan gagal ginjal akut karena obat sirup.
Polisi tes urine anak korban gagal ginjal akut yang diduga mengkonsumsi obat sirop mengandung Etilen Glikol (EG) dan Dietilen Glikol (DEG).
Artinya juga aman dari risiko tercemar etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG), zat berbahaya yang ditemukan pada tubuh pasien gangguan ginjal akut.
BRIN yang memiliki kapasitas untuk melaksanakan riset kesehatan harus segera mengambil inisiatif strategis tersebut. Jangan membiarkannya berlarut-larut. Apalagi kalau yang muncul hanyalah inisiatif impor obat dengan biaya APBN.
BPOM lakukan pengujian 102 obat sirup yang sebelumnya didata oleh Kemenkes dan terdapat 23 obat sirup yang dinyatakan aman.
YLKI Minta Presiden Jokowi Evaluasi Kinerja BPOM
Menkes Tekankan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Payudara
Begini respons Kemenperin terkait obat sirup mengandung cemaran EG dan DEG
Peristiwa ini juga menjadi peringatan keras bagi BPOM untuk meningkatkan perannya dalam melakukan intelijen dan penyidikan di bidang pengawasan Obat dan Makanan.