Gelora Indonesia dihadapan jajaran elite Partai Gerindra secara resmi bergabung bersama Koalisi Kebangkitan Indonesia Raya (KKIR) mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden (Capres) pada Pilpres 2024, Sabtu (19/8).
Beberapa hari belakangan, ramai terjadi diskursus tentang program food estate. Apa sejatinya program ini?
Muzani menyebut bahwa Partai Gerindra terbuka menerima siapa pun menjadi kader-nya, asalkan yang bersangkutan dapat menerima seluruh keputusan partai.
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menyambangi PSI beberapa waktu lalu. Pertemuan itu memunculkan narasi bahwa Prabowo merupakan sosok yang terbuka dibandingkan dengan PDI Perjuangan.
Presiden Jokowi juga telah membantah melalui pernyataannya di media online bahwa dia tidak pernah memberikan restu/izin kepada Golkar untuk dukung Prabowo Subianto. Kami meminta Hashim untuk membersihkan nama baik dan meminta maaf kepada Jokowi.
(Pembentukan sekber) Dalam pembahasan, dalam waktu dekat kami akan duduk bersama; dan nanti akan diluncurkan sekretariat bersama antara pendukung Pak Prabowo
Dimana dalam reformasi 1998 itu ada tiga hal, pertama penataan lembaga negara, kedua penataan perundang-undangan dan ketiga penataan produk lembaga Negara. Ketiga hal tersebut mempersepsikan MPR tidak lagi menjadi lembaga tertinggi Negara, sehingga kewenangannya mengeluarkan TAP MPR juga harus relevan, tidak lagi.
Bergabungnya Golkar dan PAN untuk mendukung Ketum Gerindra Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) merupakan hal biasa dalam konstelasi politik. PDIP pun tidak merasa ditinggal.
Jokowi-Megawati berhadap-hadapan secara politik dan keduanya telah menjadi king maker untuk calonnya masing-masing.
Tinggal kami sdang mengatur mekanisme teknis untuk menyatakan secara resmi sebagai satu keputusan nasional. Tetapi sesungguhnya, dukungan yang diberikan Partai Gelora ke pak Prabowo ini, telah mencapai hampir 100 persen