Kamis, 04/03/2021 09:46 WIB
Kejaksaan Agung (Kejagung) diminta menjatuhkan tuntutan terhadap tersangka kasus suap red notice Djoko Tjandra sesuai dengan aturan hukum yang berlaku.
Selasa, 02/03/2021 11:38 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR, Ahmad Sahroni meminta aparat kepolisian untuk membasmi sindikat pengedar uang asing palsu antar provinsi. Sebab, peredaran uang palsu tersebut sangat meresahkan masyarakat.
Minggu, 21/02/2021 11:49 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Fraksi Partai NasDem, Ahmad Sahroni menyampaikan, keputusan untuk memenjarakan para IRT itu tidak bijak karena tanpa mempertimbangkan aspek kemanusiaan.
Jum'at, 19/02/2021 13:07 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni mengapresiasi kinerja tim kepolisian, khususnya Polda Bali, Polres Denpasar, dan Polsek Denpasar Selatan, dalam mengungkap kasus pembunuhan sadis terhadap Dwi Farica Lestari (23).
Kamis, 18/02/2021 21:18 WIB
Menurut Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, kondisi di lapas di Indonesia membuat para napi sangat berisiko terpapar Covid-19.
Jum'at, 12/02/2021 09:39 WIB
Komisi III DPR menyayangkan terjadinya penyebaran Covid-19 di Lapas. Dimana, berdasarkan data Kemenkumham, hingga 5 Februari 2021 lalu terdapat 52 orang napi di Lapas Sukamiskin, Bandung yang positif Covid-19.
Selasa, 09/02/2021 12:32 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Divisi Propam Mabes Polri mengusut tuntas kasus tewasnya seorang tahanan, bernama Herman yang sebelumnya ditahan di Polres Balikpapan, Kalimantan Timur.
Selasa, 09/02/2021 12:06 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Divisi Propam Mabes Polri memperbaiki peraturan dan standar operasional prosedur (SOP) terkait jalannya proses penyidikan terhadap tahanan.
Senin, 08/02/2021 13:13 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI asal Partai Nasdem Ahmad Sahroni mengecam keras tindakan penembakan aparat yang menyebabkan tewasnya Deki. Menurutnya, aksi penembakan di depan keluarga adalah aksi brutal yang tidak bisa ditolerir.
Minggu, 31/01/2021 17:17 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni geram. Menurutnya, polisi tidak boleh seenaknya menggunakan wewenangnya untuk menangkap orang, terutama mereka yang belum terbukti bersalah.