Plt Juru Bucara KPK, Ali Fikri mengatakan, 16 orang yang di tangkap KPK dalam OTT tersebut yaitu, pejabat dilingkungan pemkab banggai laut dan beberapa pihak swasta, termasuk Wenny.
Berdasarkan data di situs elhkpn.kpk.go.id, Wenny yang merupakan calon petahana di Pilkada 2020 itu melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2019 lalu.
Dari informasi yang diterima, Wenny berpasangan dengan Ridaya Laode Ngkowe yang diusung oleh Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP).
Firli pun belum bisa memberikan informasi lebih lanjut terkait OTT tersebut. Pasalnya, ia pun masih menunggu kabar dari tim penindakan yang masih berada di lapangan.
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri angkat bicara soal pernyataan Menko Maritim dan Investasi, Luhut Pandjaitan.
Pengamat politik dari Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo mengatakan, elektabilitas Prabowo Subianto sebagai calon presiden juga berpotensi turun akibat ditangkapnya Edhy Prabowo.
Kasus yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo (EP) dan kawan-kawan tidak ada kaitannya dengan politik.
Firli membeberkan, pemberian suap kepada Ajay telah dilakukan sebanyak 5 kali di beberapa tempat hingga berjumlah sekira Rp1,661 miliar dari kesepakatan Rp3,2 miliar.
Ketua KPK, Firli Bahuri menjelaskan kronologi penangkapan Ajay melalui kegiatan Operasi Tangkap Tangan yang berawal pada 26 November lalu.
KPK juga menetapkan Komisaris RSU Kasih Bunda Hutama Yonathan (HY) sebagai tersangka dalam kasus ini. Dimana, keduanya terjaring operasi tangkap tangan (OTT) bersama 8 orang lainnya pada Jumat (27/11) kemarin.