Pemerintah seperti tidak hadir dalam urusan ini. Soal ini diserahkan pada mekanisme pasar. Pemerintah jangan berbisnis dengan rakyat.
Ada berbagai isu global yang harus menjadi perhatian, di antaranya terkait kenaikan harga bahan pakan yang disebabkan berkurangnya armada transportasi internasional.
Selain kenaikan harga CPO dunia, produksi sawit di dalam negeri saat ini juga sedang turun karena cuaca dan siklus.
Harga pangan yang selama ini diimpor dari negara tengga akan mengalami kenaikan yang signifikan akibat pandemi COVID-19 dan cuaca ekstrem.
Kenaikan NTP menunjukkan bahwa petani bisa menikmati keuntungan dari hasil produksi mereka.
Kenaikan NTP disebabkan kenaikan harga jual beberapa komoditas, seperti gabah, kelapa sawit, dan ayam ras.
Kasus Virus Covid-19 varian Omicron terus alami kenaikan di Jakarta. Warga mulai kesulitan cari Rumah Sakit.
Kelangkaan persoalan keterbatasan space kapal petikemas ini harus terus dicarikan solusinya karena telah mendorong fluktuasi freight yang sangat ekstrem pada sejumlah rute pengiriman internasional dan mengakibatkan kenaikan harga logistik.
Kenaikan tajam harga minyak goreng di dalam negeri dinilai sebagai ironi karena Indonesia adalah produsen minyak sawit terbesar di dunia. Harganya jauh lebih mahal dibanding negara tetangga.
India melaporkan 168.063 infeksi COVID-19 baru pada Selasa (10/1), kenaikan 20 kali lipat dalam sebulan meskipun pengujian jauh di bawah kapasitas.