Khalid bin Mohammed al-Attiyah tiba pada Kamis (29/6) di Ankara di mana ia dijadwalkan bertemu dengan mitranya dari Turki Fikri Ishik serta Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
Laporan toksikologi Malaysia mengindentifikasi, kematian Kim Jong-nam disebabkan oleh zat pelumpuh saraf yang sangat beracun.
Inspektur Jenderal Polisi Malaysia, Khalid Abu Bakar mengumumkan, kedua perempuan itu telah dilatih terlebih dahulu untuk membawa bahan kimia beracun.