Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad menerima audiensi dari Presidium Koalisi Serikat Pekerja Buruh-Partai Buruh (KSP-PB).
Sosok Muhammad Badru atau yang akrab disapa Badru Kepiting turut menghadiri aksi demo buruh di depan Gedung DPR RI, Kamis (28/8/2025) siang.
Tentu DPR juga akan mendengar, mempertimbangkan semua yang mereka sampaikan. Ya kita tampung semuanya, tuntutan-tuntutan mereka.
Mahasiswa yang sebagian besar mengenakan almamater yang beragam itu tiba di depan Gedung DPR RI sekitar pukul 14.00 WIB seusai massa dari buruh membubarkan diri.
Mahasiswa dari berbagai kampus di Jakarta melakukan demo di depan gedung DPR RI, setelah aksi demo yang dilakukan oleh buruh bubar pada siang hari, Kamis (28/8).
Aksi hari ini aksi damai, tertib, tidak ada kekerasan. Kami menjaga aksi ini kondusif. Karena ini adalah aksi aspirasi menyampaikan di DPR RI.
Itu Kemnaker gudangnya korupsi. Izin Agent Outsourcing itu potensi korupsi. Izin TKA potensi korupsi. Izin sertifikasi K3 potensi korupsi. Banyak perizinan di Kemenaker itu ada kaitan berkelindan dengan perusahaan. Itu gudangnya korupsi. Maka harus ada pembuktian terbalik. Harus ada perampasan aset.
Yang penting mohon dijaga agar tidak merusak fasilitas umum, tidak anarkis. Karena aksi itu justru akan sampai pesannya kalau dilakukan dengan baik.
Yang pertama demonstrasi diperbolehkan oleh UU, sebagai bentuk kontrol system yang efektif terhadap pemerintah dan parlemen. Namun pelaksanaannya tidak boleh anarkis dan merusak fasilitas umum, yang merugikan rakyat.
Menyikapi keputusan MK, yang ingin agar undang-undang perburuhan itu dikeluarkan dari Omnibus Law.