Kini Bengkulu memiliki asa baru dari sektor pertanian. Khususnya dengan hadirnya Komando Strategis Pembangunan Pertanian (Kostratani).
Merespons aspirasi petani terutama perbaikan irigasi lahan sawah, Edi mengatakan akan menyampaikan pada Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten dan Dinas terkait lainnya.
Kostratani dibentuk untuk mengoptimalkan tugas, fungsi dan peran Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) yang ada tingkat kecamatan.
Penanaman kali ini menerapkan teknologi dengan menggunakan varietas unggul Inpari 32 diluar kebiasaan pelaku utama yang dahulunya sangat dominan dengan varietas Ciherang.
keberhasilan pembangunan pertanian harus diawali dari kebangkitan sumber daya manusia pertanian yang ada.
Penyuluh Pertanian Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kostratani Kecamatan Kaduhejo, Ucu Subakti mengatakan, Poktan Sejahtera memiliki lahan seluas 25 hektare.
Kehadiran Kostratani menjadi sarana edukasi bagi pelaku pertanian yakni penyuluh, petani, dan kelompok tani (poktan).
Tujuan Kostratani adalah pemenuhan sarana, prasarana, kelembagaan, kapasitas SDM Pertanian dan penyelenggaraan pembangunan pertanian di kecamatan berbasis teknologi informasi.
P2L merupakan program yang diterima oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Mandiri yang berdomisili di Desa Kupang, yang manfaatnya besar bagi keluarga tani.
Kostratani merupakan program pembangunan pertanian yang memberdayaan seluruh sumberdaya manusia pertanian di tingkat kecamatan.