Sengketa terbaru antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan CIA menyangkut kasus Jamal Khashoggi adalah satu lagi putaran dalam perebutan kekuasaan Washington.
Raja Arab Saudi memuji pengadilan dan aparat lainnya yang berhasil melaksanakan tugasnya dalam menegakkan keadiala, tanpa secara langsung memohon pengusutan pembunuhan kolumnis Washington Post.
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengatakan siap menawarkan pengampunan kepada Pangeran Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, jika mengaku dalang dari pembantaian brutal, kejam dan membunuh dari kontributor Washington Post, pembangkang Arab Saudi, Jamal Khashoggi.
Seorang juru bicara Departemen Luar Negeri AS mengatakan Washington telah menyerukan resolusi di seluruh krisis Qatar dan Yaman.
Arab Saudi meminta bukti Washington Post terkait pembunuhan Jamal Khashoggi.
Gedung Putih memilih John Abizaid, jenderal bintang empat yang memimpin Komando Pusat AS selama Perang Irak, untuk menjadi Duta Besar Washington di Riyadh
Kemenangan Demokrat di Kongres AS membuat Israel khawatir dengan masa depan kebijakan Washington untuk Timur Tenga.
Ketika Amerika Serikat dan China terlibat dalam perang perdagangan, para diplomat dan pemimpin pertahanan utama mereka akan bertemu di Washington Jumat, mencari untuk mengurangi ketegangan pada isu-isu lain yang telah meredakan hubungan antara dua kekuatan dunia.
Mayat kedua bersaudara tersebut ditemukan mengambang dekat Riverside Park sekitar 5,6 kilometer hilir dari Jembatan George Washington.
Awal pekan lalu, Kepala Jaksa Turki mengungkapan bahwa kolumnis The Washington Post tersebut telah dicekik hingga mati lemas, lalu tubuhnya dipotong-potong, tak lama setelah memasuki konsulat.