Nyatanya, sistem anti-stall pesawat tersebut kini harus diperbarui akibat dua kecelakaan fatal yang terjadi di Ethiopia dan Indonesia.
Selanjutnya juga akan dilakukan revisi pelatihan pilot, menyusul dua tragedi kecelakaan fatal dalam lima bulan terakhir.
WJS menyebutkan, penyelidikan Departemen Transportasi menyusul kecelakaan Lion Air Oktober yang menewaskan 189 orang
Proses untuk mengidentifikasi mayat-mayat itu terlalu lama.
Kotak hitam pesawat Ethiopian Airlines menunjukkan kesamaan dengan kecelakaan sebelumnya di Indonesia.
Hal ini diungkapkan oleh seorang sumber anonim, yang telah mendengarkan rekaman kontrol lalu lintas udara kepada Reuters pada Minggu (17/3).
Laeangan ini berlaku hingga ada pengumuman resmi tentang penyebab kecelakaan tersebut.
Dalam insiden itu, ada delapan warga negara China yang menjadi penumpang pesawat tersebut.
Indonesia sudah melakukan pengawasan sejak Boeing 737-8 MAX yang dioperasikan Lion Air mengalami kecelakaan di Laut Jawa
Hingga kini, jatuhnya Lion Air masih menjadi miterius, dan para pejabat dan pakar keselamatan mengatakan masih terlalu dini untuk menghubungkan insiden Ethiopia.