Kegiatan ini dimaksudkan agar petani dapat meningkatkan ilmu dan keterampilannya untuk meningkatkan produktivitas pertanian yang bersumber dari kearifan lokal sehingga menghadapi dampak El Nino atau kemarau panjang tetap mampu menyediakan pangan.
Kementan secara konsisten melakukan pembinaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) produk pertanian sehingga bisa bersaing di pasar global.
PT Charoen Pokphand (CPI) mendukung upaya Kementerian Pertanian (Kementan) dalam meningkatkan ekspor telur konsumsi secara masif di seluruh Indonesia.
Pelatihan kelembagan diharapkan dapat mengedukasi petani agar mampu meningkatkan usahataninya serta menguatkan kemampuan petani untuk menjaga landasan ekonomi rumah tangganya.
Diharapkan melalui workshop ini, Program READSI dapat berjalan dengan baik dan mampu mencapai target-target pada sasaran strategis serta mendukung program utama Kementan.
Kembangkan Smart Farming, Kementan Gandeng EPIS Korea
Gandeng PT MARS dan P4S, Kementan Tingkatkan Pengetahuan Petani di Luwu Timur
Pemberdayaan petani yang dilakukan Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) di Kabupaten Luwu Timur mulai menunjukkan tren positif.
Kementerian Pertanian melalui Pusat Pelatihan Pertanian melakukan pelatihan agronomi terhadap petani binaan READSI dari Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).
Kementerian Pertanian (Kementan) mengeduksi petani melalui kegiatan sekolah lapang program Rural Empowerment Agricultural Development Scaling Up (READSI) dalam membudidayakan tanaman jagung secara baik dan benar.