Negara koalisi pemboikot, yakni Arab Saudi, Mesir, Bahrain dan Uni Emirat Arab, mengeluarkan sebuah ultimatum kepada Doha untuk menutup Al Jazeera
Arab Saudi, UAE, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan dengan Qatar pada 5 Juni, merupakan krisis diplomatik yang paling terburuk di kawasan tersebut selama bertahun-tahun
Parlemen Mesir pada Rabu (14/6) membuat kesepakatan kontroversial yang telah disetujui oleh Komite Keamanan Parlemen Mesir, sehari setelah usulan itu diloloskan komite legislatif.
Kuwait, negara Arab yang netral dalam hal ini berupaya menekan krisis setelah Arab Saudi, UEA dan Bahrain, bersama dengan Mesir
Lima puluh sembilan tokoh, termasuk anggota keluarga kerajaan Qatari dan ulama Ikhwanul Muslimin Yusuf Qaradawi, serta 12 perusahaan Qatar masuk dalam daftar black list Saudi, Emirati, Bahraini dan Mesir.
Termasuk ulama, Mesir Yusuf al-Qaradawi, salah satu pemimpin spiritual Ikhwanul Muslimin.
Kebijakan tersebut bertujuan melindungi keamanan nasional Kerajaan terhadap ancaman terorisme dan ekstremisme.
Setelah Arab Saudi, Bahrain, Mesir, UEA dan negara-negara lain mengumumkan akan menarik staf diplomatik dari Qatar warga Qatar terlihat “panic buying”
Tudiangan mereka "tidak dapat dibenarkan," dan lebih bertujuan menempatkan Doha di bawah `tekanan` politik
Turki tak menampik, bahwa setiap negara memiliki sejumlah persoalan dengan negara lainnya, namun dialog adalah obat yang paling munjur yang harus tetap dikedepankan dalam setiap setuasi