Luluk tak menampik bahwa impor bawang putih sangat diperlukan, jika sudah tidak ada lagi jalan lain. Tapi juga harus ada transparansi soal ketersediaan komoditas tersebut, jangan sampai kebijakan pemerintah malah membuat petani bawang lokal menjadi terpuruk.
Sementestinya, dengan kehadiran bawang putih impor ini sudah mampu menstabilkan harga ke level normal, jika benar bawah komoditas tersebut sudah masuk ke pasar-pasar di Tanah Air.
Petani hanya berharap wabah tersebut cepat berlalu, sehingga dapat memenuhi kebutuhan beberapa komoditas memasuki hari besar keagamaan yakni Puasa dan Lebaran.
Pemerintah bersama pemangku kepentingan di atas harus duduk bersama untuk mengevaluasi kesiapan terkait dampak COVID-19 terhadap keseimbangan supply-demand komoditas daging ayam dan telur terkait kesiapan menjelang HBKN ini.
Syahrul berjanji akan memastikan ketersediaan pangan dasar, seperti beras, minyak goreng, gula, bawang putih dan beberapa komoditas lainnya secara maksimal sesuai standar kebutuhan rakyat.
Mendag Agus menjelaskan, pembebasan persetujuan impor (PI) untuk komoditas tersebut untuk megendalikan kenaikan harga yang sangat tajam akibat stok yang menipis di awal 2020.
Pembebasan persetujuan impor (PI) untuk komoditas tersebut guna megendalikan kenaikan harga yang sangat tajam akibat stok menipis di awal 2020.
Ada 11 komoditas pokok yang dikawal, antara lain beras, jagung, bawang merah, bawang putih, cabai besar, cabai rawit, daging sapi/kerbau, daging ayam ras, telur ayam ras, gula pasir, dan minyak goreng.
Komoditas lain yang juga mengalami kenaikan tapi tidak tercatat dalam PIHPS adalah bawang bombay, yaitu Rp150.000-180.000 per kg.
Menurut Syahrul, virus yang pertama kali merebak di China itu mampu menyetop semua aktivitas dunia. Bahkan, berbagai usaha-usaha mapan dunia yang menjadi kebutuhan harian dunia mampu mendapatkan tekanan yang cukup besar.