Jemaah umrah Indonesia yang sempat tertunda kepulangannya dari Arab Saudi, mendarat dini pada Jumat (10/4) hari di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang.
Dikarenakan ada penguncian Arab Saudi untuk membendung penyebaran pandemi virus corona, kemungkinan kegiatan spritual tersebut akan ditunda.
Sampai hari ini, tercatat sudah 83.337 jemaah yang melakukan pelunasan. Untuk tahap awal, pelunasan ini akan berlangsung hingga 30 April 2020.
Saat ini para jemaah belum bisa pulang karena terdampak kebijakan karantina wilayah (lockdown) yang diberlakukan Saudi sejak 15 Maret 2020. Namun pemerintah Saudi siap memulangkan dengan syarat jemaah segera melapor.
Perpanjangan waktu ini bertujuan agar jemaah mempunyai kesempatan lebih luas, sehingga tidak menumpuk pada waktu yang bersamaan.
Pihak berwenang Arab Suadi sudah mengkarantina 70 orang yang telah melakukan kontak dengan pasien dan 51 dari mereka dinyatakan negatif virus corona.
Ada lebih 18ribu jemaah umrah Indonesia yang masih berada di Arab Saudi.
Ibu yang memiliki 11 anak tersebut mengaku tidak kecewa lantaran menurutnya musibah ini sesuatu yang tidak diduga dan tidak disengaja
Imbauan ini untuk menghindari potensi kerugian yang dialami jemaah dan PPIU, karena ketidakpastian keberangkatan ke Arab Saudi.
Petunjuk tersebut didasarkan pada pengalaman Arab Saudi yang melindungi kesehatan dan kesejahteraan jemaah haji selama musim haji.