Ada mahasiswa, ada yang dari LBH. Tadi gue juga ketemu dalam mobil (di gerbang DPR sebelah kiri). Mereka mau dibawa ke Polda. Ada sebagian mau dibawa ke Polres.
Melihat ada gambar Garuda (biru) yang bergetar-getar itu segala macam saya kok merasa bahwa rasa frustrasi dan kekesalan kita juga dirasakan sama dengan masyarakat dan itu itu saya rasakan betul.
Pengesahan revisi UU Pilkada yang direncanakan hari ini tanggal 22 Agustus batal dilaksanakan.
Pemerintah dan DPR mencoba mengakali putusan dengan merevisi UU Pilkada.
Pantauan di lokasi hingga pukul 15.30 WIB mahasiswa terpantau terus berdatangan memadati akses pintu masuk dan keluar gedung dewan tersebut. Sebelumnya para mahasiswa juga mendobrak pintu belakang tersebut.
Usman Hamid memberikan dukungan atas putusan MK soal syarat pencalonan kepala daerah.
Ya nanti kita akan lihat perkembangannya ya, kita akan rapatkan dan kita DPR itu adalah lembaga perwakilan dari rakyat dan tentunya juga akan melihat aspirasi dari rakyat.
Kejadian tersebut berlangsung hingga Habiburokhman naik ke atas podium. Suasana kian panas hingga ia hanya menyampaikan pidato singkat.
Beberapa spanduk itu bertuliskan `Tolak Pilkada Akal-akalan Penguasa`.
Para guru besar hingga aktivis memberikan dukungan atas putusan MK