Peran para guru diniyah atau agama dalam pembangunan bangsa dinilai sangat penting.
Menurut Lestari, sejumlah sarana pendukung seperti antara lain vaksin, sejumlah peralatan test Covid-19 dan perlengkapan kesehatan lainnya diharapkan mampu dibuat oleh bangsa sendiri.
Badan Pusat Statistik mencatat Angka Partisipasi Kasar Perguruan Tinggi (APK-PT), yang menggambarkan jumlah masyarakat yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi, pada tahun 2020 baru sekitar 30,85 persen.
Oleh karena itu, diperlukan prasyarat lain sebelum dilakukan perubahan UUD tersebut yaitu adanya kesepakatan nasional bangsa Indonesia.
GNRM menyasar pada lima gerakan perubahan yakni Gerakan Indonesia Melayani, Gerakan Indonesia Bersih, Gerakan Indonesia Tertib, Gerakan Indonesia Mandiri, dan Gerakan Indonesia Bersatu.
Pemerintah mestinya memiliki sensitivitas yang tinggi dan memahami suasana kebatinan jemaah haji yang tentu kecewa karena harus menunda kewajiban ibadah berangkat ke tanah Suci.
Untuk membahas PPHN, MPR menjaring berbagai masukan dan aspirasi dari berbagai kalangan masyarakat.
Gerakan Indonesia Melayani difokuskan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Penurunan kasus positif Covid-19, tegas Rerie, sapaan akrab Lestari, harus direspon dengan peningkatan disiplin kita dalam menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan memakai sabun dengan air mengalir.
Perlu pertimbangan dari segala aspek dan tata kelola aturan bernegara sebelum memutuskan untuk melakukan amandemen UUD 1945, karena itu perlu masukan dari publik.