Penyidik KPK mengkonfirmasi Direktur PT DPP, tersangka Suharjito terkait pemberian uang kepada Edhy Prabowo dalam pengurusan perizinan dan pengiriman benur.
Membangun kampung-kampung budidaya, misal Kampung Nila, Kampung Lele, Kampung Udang, dan lainnya
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Penyidik mencecar Ainul Faqih soal penampungan uang dalam rekening bank dan kartu ATM yang diduga berasal dari pihak eksportir benur.
Pihak keluarga dari Deden Deni, Junaedi mengatakan, Deden sempat dirawat selama 13 hari di RS Ciputra Tangerang.
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, mereka ialah Johan dan Chandra Astan, diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa.
Tim penyidik mengkonfirmasi Edhy terkait proses penyusunan dan penerbitan Peraturan Menteri Nomor 12 Tahun 2020 dalam pengelolan lobster hingga rajungan.
Edhy pun ditanya awak media terkait meninggalnya saksi kunci KPK dalam kasus ini, yaitu Deden deni selaku pengendali PT Aero Citra Kargo (ACK).
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri mengatakan, Deden Deni meninggal pasa 31 Desember 2020 kemarin.
Keduanya yakni, Untyas Anggraeni (karyawan swasta) dan Bambang Sugiarto (wiraswasta). Mereka diperiksa untuk tersangka Suharjito selaku Direktur PT Dua Putra Perkasa.
Di mana, KPK era Firli Bahuri telah menangkap dua menteri kabinet Indonesia Maju, yakni Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo dan mantan Menteri Sosial Juliari P Batubara.