Dalam perkembangan kasus ini, KPK masih terus mengusut aliran uang hasil suap ekspor
KPK menduga Iis ikut terlibat dalam praktik kotor yang menjerat suaminya Edhy.
Tim penyidik KPK menduga, uang hasil suap perizanan ekspor benur itu digunakan tersangka Edhy dan sekretaris pribadinya Amiril Mukminin untuk membeli minuman beralkohol jenis wine
Permen 58 dan 59 masih di-hold
Anggota Komisi IV DPR RI T.A. Khalid meminta Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) agar melakukan pengawasan yang optimal terhadap adanya potensi penyelundupan benih lobster yang diindikasi masih terus terjadi.
Tim Penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Kepala Badan Riset dan Sumber Daya di KKP, Sjarief Widjaja.
Ainul Ainul diperiksa sebagai saksi dan juga tersangka pada Selasa (19/1) kemarin.
Dalam melakukan pendalaman kasus, KPK mendalami dugaan penyelundupan benih lobster tau benur oleh 14 perusahaan dalam kurun waktu 15 September 2020.
Kuat dugaan, pemeriksaan itu lantaran Gusril mengetahui banyak praktik kotor yang dilakukan oleh Edhy Prabowo.
Terdapat dua danau berukuran 200 x 100 meter persegi